Lompat ke konten

Ayat Alkitab tentang Young Men

347 ayat · 1 aspek

Ayat Alkitab utama

Saring menurut kitab
  1. Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.

  2. Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku;

  3. janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.

  4. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

  5. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

  6. Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu.

  7. Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.

  8. Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu.

  9. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.

  10. Hai anakku, perhatikanlah hikmatku, arahkanlah telingamu kepada kepandaian yang kuajarkan,

  11. supaya engkau berpegang pada kebijaksanaan dan bibirmu memelihara pengetahuan.

  12. Karena bibir perempuan jalang menitikkan tetesan madu dan langit-langit mulutnya lebih licin dari pada minyak,

  13. tetapi kemudian ia pahit seperti empedu, dan tajam seperti pedang bermata dua.

  14. Kakinya turun menuju maut, langkahnya menuju dunia orang mati.

  15. Ia tidak menempuh jalan kehidupan, jalannya sesat, tanpa diketahuinya.

  16. Sebab itu, hai anak-anak, dengarkanlah aku, janganlah kamu menyimpang dari pada perkataan mulutku.

  17. Jauhkanlah jalanmu dari pada dia, dan janganlah menghampiri pintu rumahnya,

  18. supaya engkau jangan menyerahkan keremajaanmu kepada orang lain, dan tahun-tahun umurmu kepada orang kejam;

  19. supaya orang lain jangan mengenyangkan diri dengan kekayaanmu, dan hasil susah payahmu jangan masuk ke rumah orang yang tidak dikenal

  20. dan pada akhirnya engkau akan mengeluh, kalau daging dan tubuhmu habis binasa,

  21. lalu engkau akan berkata: "Ah, mengapa aku benci kepada didikan, dan hatiku menolak teguran;

  22. mengapa aku tidak mendengarkan suara guru-guruku, dan tidak mengarahkan telingaku kepada pengajar-pengajarku?

  23. Aku nyaris terjerumus ke dalam tiap malapetaka di tengah-tengah jemaah dan perkumpulan."

  24. Minumlah air dari kulahmu sendiri, minumlah air dari sumurmu yang membual.

  25. Patutkah mata airmu meluap ke luar seperti batang-batang air ke lapangan-lapangan?