Skip to content

Ayat Alkitab tentang Industry

46 ayat · 23 aspek

Ayat Alkitab utama

Saring menurut kitab
  1. Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak:

  2. biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya,

  3. ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen.

  4. Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.

  5. Siapa mengumpulkan pada musim panas, ia berakal budi; siapa tidur pada waktu panen membuat malu.

  6. Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan hewanmu.

  7. Karena harta benda tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap turun-temurun?

  8. Kalau rumput menghilang dan tunas muda nampak, dan rumput gunung dikumpulkan,

  9. maka engkau mempunyai domba-domba muda untuk pakaianmu dan kambing-kambing jantan untuk pembeli ladang,

  10. pula cukup susu kambing untuk makananmu dan makanan keluargamu, dan untuk penghidupan pelayan-pelayanmu perempuan.

  11. semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi yang menyediakan makanannya di musim panas,

  12. pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu,

  13. belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur,

  14. cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.

  15. Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.

  16. Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya.

  17. Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan.

  18. Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya.

  19. Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya.

  20. Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam.

  21. Tangannya ditaruhnya pada jentera, jari-jarinya memegang pemintal.

  22. Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin.

  23. Ia tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap.

  24. Ia membuat bagi dirinya permadani, lenan halus dan kain ungu pakaiannya.

  25. Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.