Skip to content
Mazmur 119:81-104

Mazmur 119:81-104

81
Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu, aku berharap kepada firman-Mu.
82
Habis mataku merindukan janji-Mu; aku berkata: "Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?"
83
Sebab aku telah menjadi seperti kirbat yang diasapi; namun ketetapan-ketetapan-Mu tidak kulupakan.
84
Berapa lagi hari-hari hamba-Mu ini? Bilakah Engkau menghukum orang-orang yang mengejar aku?
85
Orang-orang yang kurang ajar telah menggali lobang bagiku, orang-orang yang tidak menuruti Taurat-Mu.
86
Segala perintah-Mu dapat dipercaya; mereka mengejar aku tanpa alasan--tolonglah aku!
87
Hampir saja mereka menghabisi aku di bumi, tetapi aku tidak meninggalkan titah-titah-Mu.
88
Hidupkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, supaya aku berpegang pada peringatan yang Kauberikan.
89
Untuk selama-lamanya, ya TUHAN, firman-Mu tetap teguh di sorga.
90
Kesetiaan-Mu dari keturunan ke keturunan; Engkau menegakkan bumi, sehingga tetap ada.
91
Menurut hukum-hukum-Mu semuanya itu ada sekarang, sebab segala sesuatu melayani Engkau.
92
Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku.
93
Untuk selama-lamanya aku tidak melupakan titah-titah-Mu, sebab dengan itu Engkau menghidupkan aku.
94
Aku kepunyaan-Mu, selamatkanlah aku, sebab aku mencari titah-titah-Mu.
95
Orang-orang fasik menantikan aku untuk membinasakan aku; tetapi aku hendak memperhatikan peringatan-peringatan-Mu.
96
Aku melihat batas-batas kesempurnaan, tetapi perintah-Mu luas sekali.
97
Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari.
98
Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.
99
Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan.
100
Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu.
101
Terhadap segala jalan kejahatan aku menahan kakiku, supaya aku berpegang pada firman-Mu.
102
Aku tidak menyimpang dari hukum-hukum-Mu, sebab Engkaulah yang mengajar aku.
103
Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku.
104
Aku beroleh pengertian dari titah-titah-Mu, itulah sebabnya aku benci segala jalan dusta.
Settings

Reading style

Typeface

Font size 19px

Reading width 75 chars

Options